10 Kekeliruan dalam Wacana Anti RUU Pornografi

Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi yang kontroversial. Ada harapan,RUU ini bisa disahkan menjadi UU sebelum akhir tahun. Kritik terhadap draft RUU yang beredar sudah banyak terdengar. Sebagian kritik  bahkan sampai pada tahap “Hanya satu kata – Lawan!”.  Sembari mengakui bahwa RU tersebut masih mengandung beberapa hal yang perlu diperebatkan, saya merasa salah satu persoalan yang mendasari ketajaman kontroversi adalah adanya kekeliruan mendasar dalam mempersepsikan dan menilai RUU ini.  Saya ingin berbagi pandangan tentang apa yang saya lihat sebagai 10 kekeliruan mendasar dalam kritik terhadap RUU. Laporan lebih lengkap tentang RUU Pornografi ini sendiri akan dimuat dalam Majalah Madina edisi Oktober ini. Baca selebihnya »

Astro Malaysia Tidak Berniat Baik, Sejak Awal

Kritik saya terhadap Astro Malaysia rupanya membuat gerah sejumlah orang. Saya dkirimi email, dikomentari di milis dan dikomentari di blog. Salah satu tuduhan yang dilontarkan pada saya adalah saya orang bayarannya Indovision. Mmm, saya duga sih, di luar isu Astro ini, mereka yang ada di kelompok MNC pun, sebagaimana banyak orang di industri televisi lainnya, juga tidak terlalu suka pada saya. Masalahnya sederhana: ketika saya di KPI dulu, saya sering menegur mereka, termasuk menegur Fashion Channel yang ditayangkan di Indovision. Jadi dugaan bahwa saya dibayar Indovision tak perlulah dipercaya.

Baca selebihnya »

HURU-HARA LIGA INGGRIS, ASTRO, AORA TV DST

 

Ditulis pada 17 Agustus 2008

Perkembangan mutakhir hak siar liga premier sepakbola Inggris (English Premiere League, EPL)  dan kiprah Astro Malaysia di Indonesia memasuki babak yang semakin buruk. Sekarang ini, bukan saja masyarakat luas yang dilecehkan, tapi keseluruhan sistem penyiaran Indonesia pun dijadikan bulan-bulanan.

Celakanya, Komisi Penyiaran Indonesia dan  Depkominfo termangu bodoh di pojok sana.  Baca selebihnya »

Koran Tempo, RAPP dan Ancaman atas Demokrasi

 

 

Artikel ini membahas soal dimenangkannya gugatan atas Koran Tempo oleh PT RAPP milik pengusaha Soekanto Tanoto. Semula tulisan ini diminta oleh redaksi koran Seputar Indonesia. Tapi kemudian Dewan Redaksi koran itu menganggap tulisan saya terlalu memberi porsi pada Tempo yang merupakan pesaing Seputar Indonesia, sehingga mereka menolak memuatnya.

Dimenangkannya PT RAPP (PT Riau Andalan Pulp and Paper) oleh Pengadilan negeri Jakarta Selatan dalam kasus tuntutan terhadap Koran Tempo menunjukkan bahwa persoalan demokrasi di Indonesia masih menghadapi ancaman serius. Baca selebihnya »

Dan Wanita Dijajah Pria Sejak Dulu ………..

Dalam sebuah acara komedi televisi, berlangsung dialog antara dua pemain pria yang seolah-olah sedang membaca suratkabar.

Pemain 1: Wah ini ada berita. Seorang pemuda memperkosa sepuluh gadis …

Pemain 2: Hebat bener …

Pemain 1: Tiga korban di antaranya trauma . . . tujuh lainnya, ketagihan (ha-ha-ha) Baca selebihnya »

MUI, Ahmadiyah dan Islam yang Damai?

 Tulisan ini dimuat di Majalah Madina Edisi 1,Januari 2008

Sebagaimana banyak umat Islam lainnya, saya menghormati ulama. Saya percaya  ulama penting karena mereka adalah kaum cerdik-cendekia yang akan menunjukkan jalan bagi masyarakat awam seperti saya dan puluhan juta warga Indonesia lainnya. Ulama adalah kaum yang diharapkan dapat menjadi pelita yang menerangi umat Islam sehingga  ajaran-ajaran Islam benar-benar dapat menjelma sebagai rahmat bagi sekalian alam. Baca selebihnya »

Humor (1)

Rangkaian humor di bawah ini saya terjemahkan atau saya tulis ulang dari berbagai sumber. Umumnya terkait dengan agama. Bagi yang berpandangan bahwa agama adalah sesuatu yang terlalu suci untuk dijadikan bahan lelucon, sebaiknya tidak membacanya. Yang di bawah ini dimuat di Majalah Madina No. 1, Januari 2008

Logika?

Tarunaromix adalah seorang guru SMP yang terkenal otoriter di kelas. Dia sangat ditakuti oleh murid-muridnya. Persoalannya lagi, dia itu ateis dan sangat fanatik dengan keyakinannya tersebut. Baca selebihnya »

“Apakah Malaikat Jibril Harus Turun Membantu Kita?’’

(Tulisan ini dimuat di Majalah Madina No. 1, Januari 2008)

 

Persoalan cekal mencekal rupanya bukan monopoli Orde Baru. Akhir November lalu, seorang ahli Islam yang datang dari Belanda terpaksa batal hadir dalam dua acara internasional di Indonesia. Ia diminta tidak bicara, meskipun ia datang menempuh lebih dari sepuluh jam perjalanan atas undangan resmi Departemen Agama. Baca selebihnya »

Sholeha Mencari Rahasia Illahi

(Dimuat di Majalah Madina Edisi 1, Januari 2008) 

Teorinya begini: Ada upaya sistematis untuk menggerus keimanan kaum muslim di Indonesia dengan menghadirkan banjir tontonan tidak bermoral melalui siaran televisi. . Argumen semacam ini  kerap diajukan dalam diskusi-diskusi yang membicarakan realita tayangan pertelevisian dalam sebuah masyarakat muslim di Indonesia. Baca selebihnya »

Pornografi: Pemilik Media adalah Germo, Model adalah Pelacur

(Dimuat di Majalah Pantau, akhir 1999, mungkin edisi Oktober/November)

Pornografi adalah sesuatu yang membuat saya malu menjadi pria. 

Menyaksikan pria menikmati pornografi, saya menjadi teringat pada pengalaman memalukan saya sekitar delapan tahun lalu. Ketika itu menjelang pulang dari studi satu setengah tahun, saya diajak sejumlah teman menyusuri daerah selatan Amerika. Di Miami, mereka menggiring saya ikut sebuah klab berisikan tarian striptis. Kesalahan saya, mengiyakan ajakan itu.

  Baca selebihnya »