MWA Resmi Berhentikan Gumilar sebagai Rektor UI

Resmi sudah pemberhentian Gumilar Somantri sebagai Rektor UI.

Ade Armando, 20 Desember 2011

 

Majelis Wali Amanat, yakni lembaga yang memilih, memberhentikan dan mengawasi Rektor, menyatakan bahwa sejak 21 Desember 2011, Gumilar tidak lagi menjabat sebagai rektor UI.

Pernyataan ini termuat dalam surat MWA UI yang ditujukan pada Gumilar, tertanggal 20 Desember 2011.

Dalam surat itu, Ketua MWA UI dr. Purnomo Prawiro juga  meminta agar Gumilar segera  menyerahkan pertanggungjawaban sebagai Rektor, berkaitan dengan bidang akademik, keuangan dan sumber daya manusia.

Surat ini merupakan jawaban MWA atas surat Gumilar tertanggal 15 Desember. Dalam surat itu, Gumilar menyatakan bahwa ia   telah menjadi Pejabat Publik, sebagai Kepala Satuan Kerja di bawah Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI, sesuai dengan PP No. 66 tahun 2010. Gumilar juga menegaskan bahwa UI tidak lagi menjadi lembaga yang diatur oleh hukum perdata.

Menurut MWA, dengan pernyataan itu, Gumilar pada dasarnya  mengakhiri hubungan perdata dengan MWA UI.  Ini berarti, surat pengangkatan Gumilar sebagai rektor UI telah diakhiri secara sepihak. Dengan demikian, Gumilar berhenti menjadi Rektor UI pada 20 Desember UI.

MWA UI akan menyiapkan pelaksana Harian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk melanjutkan kepemimpinan UI. Sangat mungkin pimpinan UI untuk sementara akan diisi oleh Wakil Rektor UI yang didmpingi oleh sejumlah mantan rektor.  

Dengan sangat santun, MWA juga mengucapkan terimakasih kepada Gumilar yang telah melaksanakan tugas sebagai rektor sejak 14 Agustus 2007.

Dengan berakhirnya masa jabatan sebagai rektor, Gumilar akan menjalankan tugas kembali sebagai Dosen di Jurusan Sosiologi FISIP UI. Nasib beberapa rekan Gumilar dari FISIP UI yang mendominasi posisi-posisi kunci di rektorat UI belum ditentukan.   

Dalam beberapa bulan terakhir, MWA UI memang berulangkali meminta Gumilar mempertanggungjawabkan berbagai kebijakan yang dianggap menyalahi tata kelola universitas yang benar. Berbagai kelompok  dalam masyarakat akademik UI, termasuk Badan Eksekutif Mahassiswa, kelompok Perempuan Lintas Fakultas untuk reformasi (Pelita) dan save UI juga mendesak Gumilar menjelaskan berbagai kebijakannya yang dianggap merugikan negara. Sayangnya, Gumilar tidak pernah mau menanggapi permintaan itu.

Saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi dan Indonesian Corruption Watch sedang mempelajari dugaan adanya tindak korupsi di tubuh UI.

Gumilar sendiri berulangkali menyatakan bahwa ia menganggap MWA tidak lagi memiliki kewenangan dalam pengelolaan UI.

 

Iklan
Ditulis dalam UI. 16 Comments »

16 Tanggapan to “MWA Resmi Berhentikan Gumilar sebagai Rektor UI”

  1. djoko tingkir Says:

    mari kita buka hati, bersihkan hati, lembutkan hati, dan tajamkan hati.
    akhirnya hati hatilah banyak orang yang bukan status dosen tetap UI ikut mengobok obok UI, bravo UI, UI Jaya, UI maju terus

  2. dendi Says:

    saya alumni, ketika kembali ke kampus setelah baru 10 tahun keluar, kok rasanya perkembangan ui sangat cepat, fakultas2 makin maju (hukum misalnya), perpustakaan kelas dunia, infrstruktur yang semakin baik…jadi bener2 ngga ngerti apa yang diributin save ui? pernah menanyakan ini di wall socmed rekan mahasiswa, dijawabnya antek rektor, orang awam, pro kapitalis lah..lha gimana to? jaman saya kuliah yang rektornya dr fk (saya lupa) ui ngga semaju sekrg….jadi sukses to pak rektor kita ini

    • adearmando Says:

      Wah, masalahnya sangat panjang dan sudah ditulis di dokumen2 Save Ui yang sudah disebarluaskan… Anda mungkin terkagum2 dengan tampilan fisik.. Padahal pengalolaan universitasnya sungguh berantakan… Dan yang paling ditakutkan, karena tidak ada transparansi dan akuntabilitas, inaikasi korupsi sangat kuat

    • Ds Says:

      sorry, komen yang dua diatas adalah untuk saudara dendi!!!!!hey saudara adearmando!!!!!jaga etika dong….kayak yang udah jadi professor aja…..

  3. rinaldizulfikar Says:

    Apa benar kemunduran Rektor itu merupaka kondisi faktual?

    bukannya MENDIKNAS yang seharusnya punya wewenang tersebut?

  4. Berantas Ade Armando Says:

    halah pak ade.. orang2 spt anda ini adalah orang2 yg hanya bisa ngoceh! kita lihat bukti nyata! gak usah ngomong “padahal.. padahal..” bisanya cuma protes anda itu!

  5. lina rahmawati Says:

    saya membaca di http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/21/14085522/MWA.Tuding.Gumilar.Ingkar.Janji
    bahwa masa tugas anggota MWA berakhir 12 jan 2012 dan masa tugas rektor UI berakhir agustus 2012. bagaimana save UI mengantisipasi situasi di UI setelah 12 jan 2012, dengan tidak adanya MWA? apakah tetap dibentuk MWA baru?

  6. Susan Says:

    Ade Armando sudah gila,,,,, jangan diladenin ocehan dia,.. biarin aja bentar lagi juga stroke ni orang,.. dia tu dendam ma Gumilar karena tunjangan Dosen Intinya dicabut,. gimana ga dicabut orang dia kerjaannya ngamen di luaran,,, tugas inti di UI dilupain dahh…dia ga nyadar kalo berkat embel2 UI dia bisa laku ngamen,.. syukur2 ade armando nanti ga mpe buka celana jalan2 di pinggir jalan,,, tu temennya yang biasa nongkrong di Halte FH UI tuh,,,, wakakkaakka

    • adearmando Says:

      Wah Susan karena Anda sudah memfitnah saya bahwa saya melupakan tugas inti saya di UI, dengan ini saya minta nama dan alamat lengkap Anda… Anda boleh tanya pada departemen Komunikasi UI, apakah benar saya pernah meninggalkan kewajiban saya sebagai dosen inti… Saya menulis buku dan membuat penelitian, sebagaimana yang saya laporkan ke UI… Bahwa saya diberhentikan sebagaui dosen inti, sampai sekarang pun saya tidak memperoleh penjelasan. Tapi buat saya itu memang hak UI untuk menentukan.

      • Orang Pinggiran Says:

        Mau apa bang ade??? Jangan esmosi nanggapi susan bang ade,..Gumilar juga nanya alamat rumah lengkap ke abang yah waktu abang memfitnah dia???… santai aja bang ade,.. mari kita tunggu siapa sebenernya yang memang bener2 ingin membangun UI untuk kepentingan UI, dan siapa yang berperilaku hanya untuk golongan tertentu,.. Pro Kontra kebijakan itu biasa dalam dunia demokrasi, palagi di UI yang berisi para intelektual2 kelas tinggi,. sayang bang ade hanya membuat tulisan yang sifatnya menjurus fitnah.. coba ada solusi gmn membangun UI yang lebih baik,.. pasti tulisan bang ade lebih bermutu,,,

      • adearmando Says:

        Erie…Ini soal fitnah. Susan memfitnah saya secara publik. Dia harus bertanggungjawab atas fitnah itu. Saya mungkin sekali mengajukannya secara hukum. Di sisi lain, coba tunjukkan kapan saya memfitnah Gumilar? Saya gunakan data yang saya sampaikan secara terbuka.. Dan saya selalu mengatakan kalau memang kami Save UI menyampaikan data salah, silakan gumilar menjawab secara terbuka… Nyatanya, Gumilar tidak berani…. Sudahlah Erie, buka mata anda lebar-lebar… Gumilar itu busuk! Solusinya gampang kok! Hentikan saja seluruh kejahatan yang dia lakukan. Selesai. Kalau saja dia bicara baik2 pada komunitas UI dengan bertanggungjawab, persoalan tak akan panjang. Sayangnya dia malah memilih sembunyi sebagai pengecut


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: