BEM UI Gugat Kekacauan Manajemen UI

Ade Armando ((5/06)

Sudah melempemkah mahasiswa Universitas Indonesia?

Badan Eksekutif Mahasiswa UI menunjukkan bahwa tuduhan itu tidak benar.

Sejak awal pekan ini (4 Juni 2012), BEM UI secara terbuka menggugat para pemimpin UI. Tak tanggung-tanggung mereka memasang baliho raksasa, 30 X 4 meter,  tepat di jalan utama masuk UI di depan stasiun UI.

Dalam baliho tertulis sebuah pernyataan tajam:  “Besar? Ada masalah di Ui yang jauh lebih besar dari sekadar balio ini’.

Sebagaimana dikutip di situs Kompas.com dan thejakartapost.com (4/6/2012), Faldo Maldini, Ketua BEM menyatakan spanduk itu digelar untuk mengingatkan masyarakat kampus UI bahwa ada banyak masalah di UI yang sampai sekarang belum diselesaikan.

Sejumlah masalah yang secara khusus disebutkannya adalah laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan adanya indikasi korupsi dalam pengelolaan keuangan universitas dan tidak adanya transparansi dari sisi manajemen kelembagaan. “Termasuk juga transparansi dalam menjelaskan ke mana dan untuk apa dana-dana yang dipungut dari mahasiswa,” ujar Faldo kepada Kompas.

Spanduk tersebut dijaga oleh sejumlah anggota BEM, untuk menjaga agar jangan sampai ada tindakan paksa dari pihak kampus untuk menurunkan pernyataan protes tersebut.

Faldo juga menyebut bahwa aksi protes itu sengaja dilakukan menjelang suksesi kepemimpinan di UI, agar akan menjadi kepedulian dari pihak rektorat yang baru.

Langkah BEM ini memang sudah dinantikan banyak pihak. Selama ini BEM memang terlihat pasif merespons berbagai temuan yang menunjukkan kekacauan pengelolaan universitas oleh Rektor UI, Dr. Gumilar Somantari dan rekan-rekannya. Badan Pemerika Keuangan UI misalnya sudah menyatakan bahwa akibat salah kelola keuangan, UI sudah merugikan Negara di atas Rp 40 miliar. Sampai saat ini fakta dikangkanginya uang bea siswa mahasiswa ekonomi lemah oleh pimpinan UI, atau dieksploitasinya pekerja kebersihan yang dibayar jauh di bawah UMR, atau tidak berfungsinya perpustakaan pusat yang memakan biaya Rp 127 milyar jelas terlihat.

Karena itu, langkah BEM UI untuk mulai memperingatkan para pimpinan UI bahwa mereka tak akan tinggal diam menghadapi begitu banyak kekacauan di UI menunjukkan bahwa kekuatiran tentang sudah terbelinya BEM oleh Gumilar tidak benar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: