Abraham Samad dan Wiwin Suwandi adalah Penegak Kebenaran

Dalam pandangan saya, Abraham Samad dan Wiwin Suwandi adalah penegak kebenaran, bukan pelaku kejahatan.

abraham-samad

Mereka adalah para pelaku penting dalam perang melawan korupsi. Menurut saya, apa yang mereka lakukan justru mencerminkan kegerahan mereka atas kelambanan proses perang melawan korupsi yang adalah extraordinary crime.

Dengan bahasa sekarang, apa yang yang dilakukan AS dan Wiwin bisa jadi nampak lebay. Tapi jelas apa yang mereka lakukan, dengan membocorkan (Wiwin) dan membiarkan (AS) sprindik pada wartawan, tidak bertujuan buruk. Sebaliknya, saya rasa, tujuan mereka mulia.

Apa yang akan diperoleh AS dan Wiwin dengan membocorkan sprindik (dan mungkin surat2 KPK sebelumnya) ke wartawan. Uang? Ketenaran?  Diperintah Cikeas? Tidak masuk akal!

Yang paling masuk akal adalah mereka ingin agar media tahu dan mempublikasikannya sehingga ada tekanan public yang bisa menekan percepatan proses dalam KPK yang lamban.

Adakah yang dirugikan dengan pembocoran itu? Kalaupun ada, pasti bukan publik. Faktanya, segera sesudah pembocoran sprindik  terjadi, proses penyelidikan oleh KPK bergulir lebih cepat. Publik diuntungkan!!

Apakah pembocoran sprinsik adalah sesuatu yang tidak etis?

Relatif!  Kalau cara berpikirnya mengikuti filsafat deontologis, yang menyatakan kebenaran dan kesalahan itu sudah baku dan pasti dalam kategorinya masing-masing, itu bisa dikatakan sebagai tidak etis.

Tapi secara tautologis,  etika bergantung pada tujuan atau akibat yang ditimbulkannya. Dalam hal ini. pembocoran sprindik justru membawa akibat positif. Dan saya percaya, akibat positif itu memang sudah diharapkan sejak semula.

wiwin-suwandi-Mengatakan bahwa pembocoran sprindik itu mengandung unsur pidana sama sekali tak masuk di akal.   Kembali pertanyaannya, siapa yang dirugikan?

Komite Etik sendiri nampak tak nyaman dengan keputusan yang mereka ambil.  Mereka seperti hanya harus menjalankan kewajiban dan hanya itu.

Buat saya, apa yang dilakukan AS dan Wiwin justru harus didukung. Kalau untuk membela rakyat, untuk memerangi korupsi,  mengapa kita harus terlalu cerewet dengan prosedur formal.

Tapi tentu saja, saran buat AS dan Wiwin atau siapapun yang memperjuangkan perang melawan korupsi: ada baiknya Anda jangan lakukan tindakan yang bisa memberi mesiu bagi para koruptor untuk menghancurkan Anda. Jadi kalau Anda tidak lagi membocorkan surat-surat rahasia itu, itu perlu didasari oleh alasan pragmatis bukan karena itu tidak etis.

Negara ini berutang pada Anda berdua!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: